Wednesday, February 5, 2014

Hokkaidō



Symbol of Hokkaido

Hokkaido  (北海道 Hokkaidō, literally "Northern Sea Circuit"), formerly known as Ezo, Yezo, Yeso, or Yesso, is Japan's second largest island; it is also the largest and northernmost of Japan's 47 prefectures. The Tsugaru Strait separates Hokkaido from Honshu, although the two islands are connected by the underwater railway Seikan Tunnel. The largest city on Hokkaido is its capital, Sapporo, which is also its only ordinance-designated city.
The island of Hokkaido is located at the north end of Japan, near Russia, and has coastlines on the Sea of Japan, the Sea of Okhotsk, and the Pacific Ocean. The center of the island has a number of mountains and volcanic plateaus, and there are coastal plains in all directions. Major cities include Sapporo and Asahikawa in the central region and the port of Hakodate facing Honshu.
The governmental jurisdiction of Hokkaido incorporates several smaller islands, including Rishiri, Okushiri Island, and Rebun. (By Japanese reckoning, Hokkaido also incorporates several of the Kuril Islands.) Because the prefectural status of Hokkaido is denoted by the dō in its name, it is rarely referred to as "Hokkaido Prefecture", except when necessary to distinguish the governmental entity from the island.
The island ranks 21st in the world by area. It is 3.6% smaller than the island of Ireland while Hispaniola is 6.1% smaller than Hokkaido. By population it ranks 20th, between Ireland and Sicily. Hokkaido's population is 4.7% less than that of the island of Ireland, and Sicily's is 12% lower than Hokkaido's.
In the east, there are two areas (surrounding, for example, Shari and the Nakashibetsu Airport) where a grid with spacing of nearly 3km is formed by narrow bands of forest.[17] It was designed to buffer wind, especially during blizzards, to protect cattle. It also serves as habitat and transportation corridors for animals and hikers.

Monday, November 26, 2012

DREAM HIGH



[Joo]
I Dream High nan kkumeul kkujyo
Himdeul ttaemyeon nan nuneul gamgo
Kkumi irweojineun geu sunganeul
Gyesok tteoollimyeo ireonajyo

[Wooyoung]
Duryeoumeui kkeuteseo nan
Oneuldo heundeullijyo
Tteorejilkka bwa naraoreuji mothaneun
Eorin saecheoreom

[Kim Soo Hyun]
Jakku naega hal su inna
Nae kkumi irweojilkka
Naeditneun georeum han georeum georeumi dashi
Duryeoweo jil ttaemada

Nasionalisme India

a. PemberontakanSepoy

Sampai awal abad ke-19, sebagian besar wilayah India telah jatuh ketangan Inggris. Eksploitasi Inggris telah menimbulkan kesengsaraan dan kebencian rakyat India terhadap Inggris. Dengan diprakarasi oleh para prajurit India yang masuk dinas militer Inggris (tentara Sepoy) meletuslah suatu pemberontakan yang dikenal sebagai Pemberontakan Sepoy.
Pemberontakan Sepoy membawa akibat sebagai berikut.

  1. Lenyapnya Dinasti Moghul sebab Sultan Bahadur Syah, Raja Moghul terakhir ditangkap dan dibuang ke Rangoon hingga meninggal di sana.
  2. East India Company (EIC) dibubarkan. Selanjutnya sejak tanggal 1 November 1858 secara resmi India diambil alih oleh pemerintah Inggris.
  3. Rakyat India sadar bahwa gerakan militer tersebut dilaksanakan secara tergesa-gesa. Di samping itu, mereka juga sadar bahwa Inggris tidak mungkin dapat diusir dengan kekerasan senjata. Oleh karena itu, jalan yang ditempuh adalah dengan membentuk organisasi politik dan perkumpulan agama. Pada tahun 1885 berdirilah All Indian National Congres sebagai organisasi politik yang pertama di India.

Nasionalisme India

a. Peristiwa Amritstar

Setiap ada upaya untuk merebut kemerdekaan dari para kolonialisme dan imprealisme barat biasanya selalu didahului oleh berbagai persitiwa. Di India ketika di jajah oleh Inggris juga demikian, yakni didahului sebuah peristiwa, diantara yang terhebat yakni peristiwaAmritstar.Peristiwa ini terjadi pada tanggal 13 April 1919. Waktu itu terjadi pembunuhan massal oleh para serdadu Inggris yang dipimpin oleh Jenderal Dyer. Tidak terlalu jelas mengapa pembunuhan itu terjadi. Mungkin karena kepongahan serdadu dan jenderal Inggris waktu itu. Namun, memang waktu itu pemerintah Inggris mengeluarkan peraturan bahwa warga Negara dilarang melakukan aktivitas mengumpulkan orang lebih dari 4.

Peristiwa Amritstar telah memompa semangat “jihad”—versi Hindu—untuk membalas dan sekaligus tidak akan melupakan peristiwa itu. Lebih dari 400 jiwa yang matisia-sia, lebih dari 1000 luka parah. Sungguh sebuah peristiwa yang mencengangkan masyarakat India dan sekaligus sebagai cambuk semangat nasionalisme India yang berkembang kemudian.

b. Berdirinya organisasi-organisasi

Sebelum kemerdekaan India diperoleh, berbagai organisasi muncul di India, baik yang bersifat cultural maupun politik. Munculnya organisasi ini tidak lain karena masyarakat India sudah mulai sadar akan eksistensinya. Keberadaan orang-orang terpelajar waktu itu telah berhasil memberikan motivasi kepada masyarakat India : Kita harus merdeka dari pejajahan Inggris.

Awal kedatangan bangsa - bangsa barat ke India


Orang barat pertama yang mendarat di daerah calicut india tahun 1498 adalah
Vasco Da Gama.
Pada tahun 1600, Inggris mendirikanEIC untuk mematahkan perdagangan rempah rempah Belanda sedangkan Perancis membentuk Des Indes.
Inggris , Belanda , maupun Perancis juga berebut daerah jajahan di Asia,namun kekuasaan Belanda terlalu kuat di Indonesia sehingga Inggris danPerancis berebut daerah kekuasaan di India.
Perebutan India oleh Inggris dan Perancis berlangsung perang selama tujuhtahun (1756 ±1763).
Tetapi dalam perang tersebut Perancis kalah dan menyerahkan semua daerah kekuasaan di India kecuali Pondycerry dan Chandranager.